Selasa, Februari 21, 2006

LAGI PENGHINAAN TERHADAP RASULULLAH

Kemarahan umat Islam atas penyiaran kartun menghina Nabi Muhammad SAW belum reda. Entah apakah reaksi umat Islam kalau mereka tahu bahawa Nabi Muhammad SAW juga sudah dibuat patungnya. Dan patung Nabi Muhammad SAW itu memang ada, didirikan di bangunan-bangunan umum di AS termasuk di bangunan Mahkamah Agung AS.

Patung Nabi Muhammad SAW yang dibuat dari batu pualam, didirikan bersama 18 tokoh lainnya yang dianggap sebagai tokoh paling berpengaruh seperti Nabi Musa, Conficius dan Charlemagne. Penghormatan terhadap Nabi Muhammad sebagai tokoh sejarah dan memiliki banyak pengikut di dunia, dijadikan alasan untuk mengekalkan patung tersebut. Patung Nabi Muhammad di bangunan Mahkamah Agung AS digambarkan sedang memegang Al-Quran di tangan kirinya dan memegang pedang di tangan kanannya. Patung ini sudah dibuat sejak bangunan Mahkamah Agung dibuka pada 1935.

Muslim AS sudah mengungkapkan keprihatinannya atas patung Nabi Muhammad SAW. "Kami menyampaikan keprihatinan masyarakat Muslim atas patung yang menggambaran tentang Nabi Muhammad SAW, apakah itu di buku-buku, kartun editorial, bahkan di bangunan Mahkamah Agung," kata Ibrahim Hooper, juru bicara Council on American-Islamic Relations (CAIR) yang pusat di Washington.

Hooper mengatakan, CAIR sudah lama meminta agar patung itu dibuangkan, karena tradisi Islam melarang menduplikasikan dalam bentuk apapun terhadap Nabi Muhammad SAW. Namun pihak Mahkamah Agung menolaknya dengan alasan akan merosakkan artistik hiasan di bangunan itu.

Patung Nabi Muhammad SAW juga pernah didirikan di Manhattan Appllate Courthouse, New York. Namun kemudian patung itu telah dibuang pada tahun 1950-an karena bantahan dari sejumlah perwakilan negara Muslim di AS. Pada tahun 2001, CAIR juga berhasil meminta agar gambaran Nabi Muhammad dalam sebuah lukisan Persia dari abad ke-14 yang terdapat dalam film dokumentari tentang Islam yang disiarkan oleh PBS, dibuang.

Masih banyak bantahan-bantahan yang diajukankan oleh pemimpin Muslim AS dalam menghapus penggambaran gambaran Nabi Muhammad di buku-buku pelajaran sekolah.

Hooper mengungkapkan, kartun-kartun Nabi Muhammad SAW seperti yang dibuat dan dimuat Jyllands-Posten adalah bentuk kesengajaan untuk menghina dan melecehkan. Hal serupa pernah terjadi di sejumlah media massa di AS pada tahun 2002, di mana Nabi Muhammad SAW digambarkan sedang mengendarai trak yang berisi bom nuklear, ditambah tulisan headline "What Would Mohammad Drive?"

Sementara itu, Presiden AS George W. Bush sudah memberikan sokongan pada Denmark dalam menghadapi protes oleh umat Islam berhubung dengan isu kartun menghina Nabi Muhammad SAW. Sokonganan itu disampaikan secara rasmi oleh Bush melalui sambungan telefon pada PM Denmark Anders Fogh Rasmussen.

Sumber: (ln/middleeastonline)

0 komentar:

Catat Ulasan

  © Blogger template On The Road by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP