Selasa, Julai 11, 2006

TETAP WIRA

6 komentar:

kingbinjai,  11:21 PTG  

mereka : kalah tetap disanjung

kita?

nai 9:55 PTG  

world cup fever memang lain..
tak pernah menonton. tp tahun ni, after watched the first match Brazil v France..

perancis ada kelebihhannya tersendiri walau tak menang. memang satu kebetulan..sepatutnnya tandukan zidane masuk, tapi Buffon memang hebat..

aksi zidane pd tahun akhir aksi nya di piala dunia memang unik..muncul di awal perlawanan dengan kad kuning, kemudian melonjak dengan kehebatannya sebagai master, playmaker of the match, he was a really great player..

tapi, bila tiba2 dengn tak semena2 dia head hitted Matarazzi, semua terkejut..

tetapi sayang bila kita lost-tampered memang bahaya. begitulah marah itu adalah suatu perasaan yang perlu ditahan...he did a good job at the end of his world cup matches this year, but if he can controlled his anger, he will be more respected.

Golden ball, finally..:)

nai,  10:07 PTG  

Apapun buat kita Muslim, its mere game. We have more important matter to think and worried about..eventhough world cup football match was a very interesting game, full of exciting and amazing moments, it still didnt give any meaning to us as a Muslim, only as tool of language aorund the world and make us beleive in order to achieve our misson we have to put full effot, buat still, world cup this year was fulled of foul playing.

nai,  10:08 PTG  

sama-sama kita doakan saudara kita di palestin yang setiap malam dibunuh..tentera Israel merancang strategi lebih hebat dari Scolari merancang stategi pemainnya

Waalhu'alam

Zaid Akhtar 11:01 PTG  

Ya, walaupun Portugal adalah pasukan "paling ganas dan licik" dalam Piala Dunia 2006, Malaun Yahudi lebih ganas dan licik lagi drpd mereka.

Catat Ulasan

  © Blogger template On The Road by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP